Selasa, 31 Desember 2013

turun salju di arab pertanda kiamat sudah dekat

TABUK, ARAB SAUDI (voa-islam.com) - Tahun 2013 ini tercatat sudah dua kali jazirah Arab di guyur butiran hujan salju. Di Arab Saudi, sebelumnya Terjadi 9 Januari 2013 dan Desember 2013 ini sudah ramai diberitakan sejak 3 hari terakhir.
Di Kota Tabuk, Januari 2013 lalu tercatat bahwa kota berjarak 1500 km dari Riyadh ini diguyur badai salju selama beberapa jam dan mengakibatkan Arab Saudi memilki gurun pasir bersalju dan menjadi suatu fenomena alam yang langka. Hal ini malah di sambut suka cita oleh penduduk Tabuk yang berbondong-bondong Gunung Alluz dipenuhi oleh kendaraan bermotor dari arah kota Haql dan Bada.
Sejak terakhir terjadi salju Januari lalu, kini Desember 2013 ini kembali terjadi hujan salju karena badai Alexa melanda negara kaya miyak di jazirah Arab ini. 
Badai Salju juga pernah terjadi pada tahun 2009 hingga 2012 lalu.
Badai Salju Merata Di Jazirah Arab
Tak hanya Arab Saudi, bagi penduduk Mesir, inilah kali pertama hujan salju yang pertama dalam hidupnya,. "inilah salju pertama yang saya alami sejak bertahun-tahun lamanya" kata warga pinggiran Mesir Ali Abdelazim yang bekerja pada pusat Badan Meteoroligi pada AFP.
Di Jerusalem Palestina, terjadi penumpukan salju setinggi 37 cm telah menutupi sebagian jalan di sana akibat Badai Alexa ini.
Di Suriah tak berbeda, Desember 2013 ini banyak bayi meninggal karena mengigil kedinginan. Para pengungsi pun mengalami hal serupa. 
 
Tercatat 12 anak-anak Suriah tewas karena buruknya cuaca disana, para pengungsi sebanyak 2,3 juta orang juga menghadapi masalah serupa. 
Maktab Syam Organizer di Allepo Suriah pun di selimuti salju. Syam organizer melaporkan bahwa para pengungsi membutuhkan bantuan makanan dan bahan bakar minyak untuk membantu mereka bertahan hidup.
Salju juga terlihat Mesir hingga komplek Masjidil Aqsa di Palestina, seperti terlihat pada foto dibawah ini, seorang pemuda berwudhu dengan menggunakan air dingin bersalju dekat Masjid Dome of The Rock yang berkubah emas.
Ternyata tahun-tahun terakhir ini di Jazirah Arab yang telah sering terjadi, namun tetapi hal ini ditutup-tutupi atau tidak dipublikasikan secara luas.
Ada apa gerangan dengan terjadinya fenomena alam tersebut?
Bagi umat Islam turunnya salju di Arab Saudi ini bukan merupakan hal yang aneh, karena hal ini telah diterangkan oleh Nabi Muhammad SAW 1400 tahun yang lalu.
Ketika para sahabat menanyakan kepada Rasulallah SAW mengenai kapan datangnya hari kiamat. Rasulullah SAW menjawab, bahwa pengetahuan mengenai datangnya hari kiamat hanya ada pada sisi Allah SWT.
Tetapi Allah SWT telah memberitahukan tanda-tandanya kepada Rasulullah SAW, antara lain sebagaimana diterangkan dalam salah satu Hadist Rasulullah SAW:
"Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai (HR Muslim)"
Dari Hadist Rasulullah SAW di atas ada beberapa informasi yang didapat: 
1. Informasi datangnya hari akhir / kiamat; 
2. Dahulu kala dataran / jazirah Arab pernah menjadi padang rumpur yang subur dan dipenuhi dengan sungai-sungai; dan 
3. Nanti, dataran Arab sekali lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai, sebagai salah satu tanda datangnya hari kiamat.
Para ilmuan dari King Abdul Aziz University di Arab Saudi bekerja sama dengan para ilmuan barat dan mancanegara telah melakukan penelitian ilmiah mengenai fenomena-fenomena alam yang diterangkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Salah satunya mengkaji mengenai Hadist Rasulallah SAW di atas.
Kajian ini antara lain dilakukan bersama dengan seorang orientalis, Profesor Alfred Kroner, seorang ahli ilmu bumi (geologi) terkemuka dunia, dari Department Ilmu Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University, Mainz, Germany.
Ketika ditanyakan kepada Prof. Korner oleh para Ilmuan King Abdul Aziz sebagaimana diterangkan dalam Islam dan Sains hal. 25-26:
"Bagaimana Nabi Muhammad SAW bisa mengetahui bahwa dahulu kala jazirah Arab merupakan padang rumput yang subur dan dipenuhi oleh sungai-sungai yang mengalir?" Kata Prof Korner
Karena Prof Korner tidak beriman kepada Al-Quran dan Al-Hadist, ia menjawab dengan tuduhan bahwa bisa saja Nabi Muhammad SAW mengetahui hal tersebut dari kitab-kitab lama seperti Jabur, Taurat dan Injil yang sering menceritakan bahwa dulu di dataran Arab merupakan padang rumput yang subur dengan banyaknya cerita tentak para pengembala ternak, cerita-cerita tentang kebun anggur dan cerita-cerita tentang pemilik perkebunan yang subur yang sering diceritakan dalam kitab-kitab tersebut. Atau bisa jadi Nabi Muhammad SAW menconteknya dari ilmuan-ilmuan dari Roma pada saat itu;
Menanggapi tuduhan Prof. Korner tersebut, Ilmuan King Abdul Aziz, menjawab "Anda bisa saja menuduh seperti itu, tapi apakah keadaan dataran Arab yang subur dahulu kala itu bisa dibuktikan secara ilmiah pada masa Nabi Muhammad SAW hidup 1400 tahun yang lalu?"
Lalu Prof. Korner menjawab "pada masa itu belum dapat dibuktikan, karena sains dan teknologinya tidak memungkinkan."
Tapi pertanyaanya kemudian apakah hal itu benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan secara ilmiah dengan teknologi canggih dewasa ini?. Prof. Korner menjawab "ya, dahulu dataran Arab dipenuhi dengan kebun-kebun yang subur dan sungai-sungai yang mengalir, dan secara ilmiah keadaan tersebut dapat dibuktikan."
Prof Korner menjelaskan bahwa dahulu selama Era Salju (Snow Age), kemudian Kutub Utara icebergs perlahan-lahan bergerak ke arah selatan sehingga relatif berdekatan dengan Semenanjung Arab, pada saat itu iklim dataran Arab berubah dan menjadi salah satu daerah yang paling subur dan hijau di muka bumi. Ini merupakan akta sains yang tidak bisa dibantah.
Pertanyaan selanjutnya, bagaimana Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui juga bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai sebagai tanda datangnya hari kiamat, padahal pada masa itu 1400 tahun yang lalu teknologinya belum memungkinkan untuk mengetahui hal tersebut dan informasi tersebut satupun tidak diterangkan baik dalam kitab-kitab terdahulu maupun dalam penelitian ilmuan-ilmuan Roma? Prof. Korner menjawab dengan malu-malu, bahwa Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui informasi itu asti dari sesutu yang mengetahui betul mengenai alam ini (cuma Prof. Korner mengelak ntuk mengatakan secara terus terang bahwa sebenarnya informasi itu datangnya dari Tuhan, Allah SWT yang paling tahu tentang alam ini, karena Dia-lah yang telah menciptakan dan mengaturnya).
Dan apakah informasi yang dikabarkan Nabi Muhammad SAW 1400 yang lalu bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai benar-benar akan terjadi?.....
Prof Korner menjawab dengan tegas ya!. Karena sebenarnya proses itu sekarang sedang terjadi. Era Salju Baru (New Snow Age) sebenarnya telah dimulai, sekali lagi sekarang salju di kutub Utara sedang merangkak atau bergeser perlahan-lahan ke arah selatan mendekati Semenanjung Arab.
Hal ini dapat dibuktikan dengan fakta dan sains, dimana tanda-tanda itu nampak dengan jelas di dalam badai salju yang menghujani bagian utara Eropa dan Amerika setiap musim salju tiba.
Kejadian di atas merupakan salah satu bukti yang telah dijanjikan Allah SWT bahwa firman-Nya yang disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW dalam Al-Quran dan Al-Hadist adalah benar datang dari Tuhan pencipta alam semesta ini, yaitu Allah SWT. Sebagaiman firman Allah SWT:
"Al-Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al-Quran setelah beberapa waktu lagi" (QS. Shad :87-88)
Wahai umat manusia di dunia, apalagi yang yang menghalagi kita untuk beriman bahwa: "Tiada Tuhan selaian Allah, dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah"....... padahal kebenarannya telah terbukti?........ dan hari kiamat telah di depan mata???......
Masih banyak lagi kebenaran tentang fenomena alam yang diterangkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist yang dikabarkan 1400 tahun yang lalu yang baru terbukti secara ilmiah melalui penelitian sains dan teknologi canggih selama bertahuan-tahun sampai sekarang ini. 
Al-Quran merupakan mu'jizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dibandingkan dengan mu'jizat-mu'jizat lain yang diberikan Allah kepada para nabi Allah SWT yang lain. Mu'jizat merupakan salah satu bukti yang diberikan Allah untuk membuktikan kepada umat manusia bahwa seseorang yang diutus itu benar-benar merupakan nabi dan untusan Allah SWT.
Hal ini mengingatkan pada sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada Muadh ketika terjadi Perang Tabuk, “Jika kau berumur panjang, engkau akan melihat tempat ini penuh dengan kebun.” [endangw/dudung/dbs/jabir/voa-islam.com]
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/liberalism/2013/12/18/28192/setahun-sudah-dua-kali-arab-turun-salju-kiamat-dekat/#sthash.YCbJr03T.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar